Blogroll

Sebuah Perjalan Panjang

Sebuah perjalan panjang memaknai hidup dengan kehidupan.

Menghakikati Hidup

Hakikat hidup adalah pengabdian. Pengabdian itu suci tanpa kenal batas. (Sandi Ambalan RMS-RAK)

Menangkap Makna

Tetap menjadi yang senantia lapar, yang selalu tersesat, yang tak henti menangkapi kebesaran-kebesaran yang tersirat maupun tersurat

Selasa, 14 Februari 2012

Penguat Sinyal Modem Smart


Banyak yang sering menanyakan modem Smart saya yang unik ini, modem kok dikasih sendok? Ternyata penemuan Mas Robbie ini belum banyak yang tahu manfaatannya. Padahal penemuan unik ini telah diganjar MURI  sebagai penguat sinyal termurah.

Sampai hari ini Smart masih berjaya sebagai modem termurah. Bukan cuma soal murah harga paket modemnya tapi juga hemat dalam rupiah yang setiap bulan kita keluarkan. Cukup Rp 45.000,- kita bisa internetan selama sebulan unlimited! Namun harus kita maklumi juga, sinyal Smart ini sering tidak stabil.  Sebenarnya sudah menjadi rahasia umum jika sinyal Smart itu seperti halnya keimanan seseorang, sering naik turun. :)

Keterbatasan menuntut kreativitas. Demikian pula dengan keterbatasan sinyal, sangatlah dituntut kreativitas mengatasinya apalagi jika pekerjaan kita tidak bisa dipisahkan dengan internet. Sama halnya ketika saya pulang kampung, sangat susah mendapatkan sinyal Smart. Lalu saya coba browsing dan menemukan ide anti biasa ini.

Hanya bermodalkan sendok makan tipis yang harganya tak sampai Rp 2.000,- kita sudah bisa membuat penguat sinyal modem Smart. Caranya sangat gampang, tinggal dibengkokkan lalu jepitkan modem kita di tengahnya. Dan statistik sinyal anda akan meningkat. Ini buktinya.


Selain menguatkan sinyal saya baru sadar kalau sendok ini juga bisa mengurangi panas di modem kita. Jadi, dengan sendok ini bisa diambil dua manfaat sinyal modem Smart kuat dan modem kita tidak mudah panas. Monggo dicoba.

Minggu, 12 Februari 2012

Galeri: Gerakan Menutup Aurat Internasional Tugu Jogja

Berbagi kabar baik

Amunisi

Mulia dengan jilbab, selamat dengan helm


Nak, tutup auratmu dan cari istri yang menutup aurat



Tak apa ditolak, kami hanya memberi

InsyaAllah akan menutup auratnya

Pembawa pesan

Menghebohkan Tugu

Antara valentine dan Gerakan Menutup Aurat

Cokelat Valentine Di Swalayan Sang Ustadz

http://deens-japan.com/photo/p-wonderjapan-15-3.jpg
Meski tidak mempunyai jadwal khusus belanja, siang ini saya sempatkan belanja karena memang deterjen dan sabun mandi sudah habis. Setelah makan siang saya sempatkan mampir ke Swalayan yang hanya berjarak beberapa langkah dari kost. Swalayan ini cabang ke empat dari sekian banyak yang berdiri di Kota Jogja. Dikelola oleh seorang ibu yang memiliki jiwa entrepreneur tinggi dan suka berbagi sekaligus istri dari seorang Ustadz ternama. Awalnya tidak ada yang aneh namun sebuah stand di dekat pintu masuk cukup mengejutkan. Stand ini di dominasi warna magenta, di atasnya tersusun rapi cokelat berbagai jenis. Tak lupa ucapan-ucapan khas valentine yang sangat mendominasi.

Miris dan berprasangka baik menjadi pilihan terbaik. Husnudzan-nya adalah strategi marketing manajemen untuk mendongkrak pendapatan dengan mengandalkan momen 14 Februari, sebuah cara yang cukup konvensional seperti swalayan lain. Dan hal ini diluar sepengetahuan sang empunya, baik Sang Ustadz ataupun Ibu nan bijak. Dengan kredibilitas Sang Ustadz menolak cara ini seyogyanya menjadi satu keharusan. Sudah pasti hal ini tak sesuai dengan syariat, keburukannya pun menghujam bahkan mengakar zina.

Jika kecolongan seperti ini dibiarkan, sudah barang tentu akan mengganggu syiar dakwah Sang Ustadz. Di tengah isu gerakan 14 Ferbruari: Gerakan Menutup Aurat Internasional. Seharusnya Sang Ustadz berpihak pada penolakan. Namun bagaimana mungkin beliau mengatakan "tolak valentine" jika di bisnisnya mengalir laba dari cokelat-cokelat valentine. Saya teringat dengan adegan inspeksi mendadak yang di lakukan Sang Ibu beberapa waktu sebelumnya, beliau kritisi hal yang tidak sesuai. Bahkan pegangan tangga yang luput tak terlap beliau tahu. Dan semoga stand merah jambu itu tak luput dari kejelian dan beliau minta untuk menyingkirkan selama-lamanya.